Valve Jahat !!! KuKu Resmi di Banned Dari Chongqing Major

Valve akhirnya turun tangan setelah melihat dari kejauhan bahwa persoalan rasisme yang dilontarkan Carlo “KuKu” Palad telah menyinggung cukup banyak publik Cina. Offlaner TNC ini dikabarkan tak di beri izin untuk memasuki kota Chongqing dan tidak diperkenankan mengikuti turnamen Chongqing Major oleh pemda setempat.

Valve kemudian mengklarifikasi bahwa KuKu tidaklah di banned oleh pemerintah Cina, kemudian ditambahkan kehadiran KuKu diyakini bukanlah ancaman dan tidak akan menimbulkan gangguan berbahaya. Jadi KuKu boleh ikut Major? Oh tidak, karena sekarang bukan pemerintah Cina yang mem-ban KuKu melainkan Valve sendiri.

Penyebabnya? Valve melihat TNC tidak mampu mengendalikan situasi dengan baik bahkan Valve merasa TNC mengarang ketika pihak TNC berkomunikasi dengan Valve menyoal permasalahan KuKu.

Satu kalimat yang di garis-bawahi oleh Valve adalah : “TNC menghubungi Valve Selasa lalu, menanyakan apakah mereka terkena penalti bila mengganti Kuku; Kami menjawab tidak. Kami berasumsi bahwa mereka berencana untuk mengganti KuKu dengan pemain lain”.

Dari kalimat di atas, Valve merasa TNC tetap ingin berkompetisi tanpa menaruh perhatian serius terhadap masalah KuKu.  Akibatnya, Valve memutuskan untuk membanned KuKu dari Chongqing Major plus TNC mendapat potongan 20% dari DPC yang mereka miliki saat ini.

Keputusan Valve terdengar tegas tapi malah menyulut api drama baru. Terutama statement resmi Valve yang menggunakan kata asumsi tanpa kejelasan fakta. Pihak yang tak setuju dengan keputusan Valve kembali meminta peraturan tertulis yang jelas untuk diikuti dan mengecam keras intransparansi Valve untuk kesekian kalinya. 

Meski ada juga orang yang bersyukur Valve akhirnya mengambil alih permasalahan meski berharap situasi ini bisa ditangani lebih cepat. Tapi tampaknya Valve ingin memadamkan serangan ke publik Cina yang terdengan arogan mengenai penolakan terhadap KuKu dengan menyatakan mereka sendiri yang memban KuKu karena alasan yang tidak berdasarkan fakta. Apakah keputusan Valve sudah tepat? Menurutmu sobat Esports?

 

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.