(REVIEW) Assassin’s Creed Rebellion

Pada Oktober lalu, Ubisoft telah merilis seri terbaru Assassin’s Creed yang berjudul Assassin’s Creed Odyssey. Ternyata, game tersebut bukanlah satu-satunya game Assassin’s Creed yang dirilis di tahun ini, loh. Hanya berjarak sebulan dari perilisan Odyssey, Ubisoft merilis seri lainnya, yaitu Assassin’s Creed Rebellion.

Jika Odyssey dirilis untuk PS 4, Xbox One, Nintendo Switch, dan PC, Rebellion tersedia khusus untuk perangkat mobile. Game ini merupakan RPG strategi yang menampilkan semesta Assassin’s Creed. Yap, enggak mengherankan jika lo bertemu dengan beberapa karakter dari seri Assassin’s Creed lainnya di game ini.

Lantas, bagaimana kualitas Assassin’s Creed Rebellion? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Assassin favorit dalam tampilan versi chibi

Seri Assassin’s Creed dikenal dengan grafisnya yang menawan. Kualitas grafis yang apik hampir selalu lo temukan di tiap serinya. Nah, hal tersebut pun berlaku untuk Assassin’s Creed Rebellion. Grafis yang ditampilkan di game mobile ini enggak bisa dianggap remeh dan semakin memperjelas bahwa Assassin’s Creed Rebellion memang diproduksi oleh pengembang game kelas dunia.

Namun, ada satu hal unik yang hanya bisa lo temukan di Assassin’s Creed Rebellion. Yang membuat game ini berbeda dengan seri-seri lainnya adalah karakternya yang ditampilkan dalam versi chibi. Assassin yang biasanya terlihat gahar di seri-seri Assassin’s Creedsebelumnya, kini tampil lebih imut di Assassin’s Creed Rebellion.

Berbagai Assassin populer dihadirkan kembali

Di antara semua seri yang telah dirilis, Assassin’s Creed II jadi salah satu game terbaik dari waralaba ini. Enggak mengherankan jika protagonisnya, yaitu Ezio Auditore da Firenze, jadi Assassin terpopuler di kalangan penggemar waralaba Assassin’s Creed. Nah, ada kabar gembira buat lo yang menggemari Ezio. Assassin ini ternyata dihadirkan kembali di Assassin’s Creed Rebellion, loh.

Selain Ezio, beberapa karakter dari seri lainnya juga bisa lo temukan di game ini. Lo bisa menemukan Shao Jun dari Assassin’s Creed Chronicles: China, Aguilar de Nerha dari film Assassin’s Creed, hingga Alexios dan Kassandra dari Assassin’s Creed Odyssey. Selain karakter dari seri lain, deretan karakter orisinal game ini juga ada untuk memperlengkapi tim lo.

Gameplay sederhana dengan strategi stealth yang menantang

Apa yang membuat waralaba Assassin’s Creed disukai oleh banyak gamer? Salah satu alasan utamanya adalah elemen stealth yang membuat game ini semakin menantang. Sayangnya, beberapa seri Assassin’s Creed terbaru enggak terlalu menonjolkan unsur stealth. Namun, lo enggak perlu khawatir. Ubisoft mengembalikan unsur stealth di Assassin’s Creed Rebellion, loh.

Gameplay Assassin’s Creed Rebellion terbilang cukup sederhana. Lo hanya tinggal tap pilihan serangan atau strategi yang paling sesuai dengan karakter yang lo pilih. Itulah sebabnya, penentuan karakter dalam tim sebelum menghadapi suatu stage.

berperan sangat penting di sini. Untungnya, setiap stage menghadirkan detail yang akan membantu lo dalam menentukan karakter. Sebelum bertarung pun lo akan diperlihatkan persentase keberhasilan dari tiap karakter.

Kembangkan markas Brotherhood lo sendiri

Selain mengumpulkan Assassin dan menjalankan misi, lo juga diminta untuk membangun markas Brotherhood di Assassin’s Creed Rebellion. Nantinya, lo akan diberikan sebuah benteng kosong. Di benteng tersebut, lo bisa membangun berbagai macam ruangan yang lo inginkan, di antaranya Training Room, Living Quarters, Weaponsmith, dan ruangan lainnya.

Tiap ruangan punya fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda. Training Room bisa digunakan untuk menaikkan level karakter yang lo punya, Living Quarters sebagai tempat Assassin beristirahat, atau Weaponsmith sebagai tempat untuk nge-craft senjata. Lo seakan-akan diberi kendali penuh atas kelangsungan Brotherhood yang lo kembangkan di game ini.

Penggemar Assassin’s Creed rasanya enggak boleh melewatkan game mobile satu ini. Seri ini pun tampil lebih segar dengan karakter-karakter versi chibi-nya. Apalagi, lo bisa menjumpai berbagai Assassin dari seri-seri favorit lo.

Gameplay-nya yang sederhana juga sama sekali enggak mengurangi unsur stealth yang jadi daya tarik utama Assassin’s Creed. Ubisoft terbilang cukup berhasil dalam membawa Assassin’s Creed ke perangkat mobile.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.