Kalah Melulu Satu Lawan Satu di PUBG Mobile? Mungkin Ini 5 Alasannya!

Kamu tanding PUBG Mobile. Entah solo, entah duo, entah skuad.

Lalu kamu berpapasan dengan musuh. Kamu tembak-tembakan, dan ngerasa sudah menyerang duluan. Tapi kamu tetap dibabat.

Kok bisa begini? Ini beberapa penyebab kekalahan satu lawan satu di PUBG Mobile yang mungkin kamu alami!

 

Kamu Tidak Menggunakan Aim

Saya pernah menemukan kasus di mana pemain PUBG Mobile begitu kaget berhadapan dengan musuh sampai mereka mencoba menembak langsung, tanpa membidik dulu.

Ada juga kasus di mana si pemain menggunakan senjata yang tidak bisa dipasangi scope, seperti shotgun, UZI, atau Thompson, jadi mereka selalu blind fire. 

Tahukah kamu kalau membidik itu sebenarnya meningkatkan akurasi senjatamu?

Yep, kalau kamu menembak blind fire, pelurumu ada kemungkinan terbang dengan lebih liar.

Mau senjata kamu tidak bisa dipasangi scope, sebaiknya sempatkan untuk membidik. Ini bisa membantu kamu menang dalam duel.

Tentu saja, kalau bisa ya sekalian aim ke kepala. Walau musuhmu menggunakan helm level 3 pun dia bakal tewas lebih cepat kalau pelurumu tertuju tepat ke kepala mereka.

 

Kamu Terlalu Statis

Salah satu cara untuk unggul dalam duel satu lawan satu di PUBG Mobile adalah bergerak. Dengan begitu, musuh akan kesulitan untuk mengenai karaktermu.

Kalau kamu telanjur statis tak bergerak, kamu bisa dianggap sebagai target mudah. Terutama kalau yang mengincar kamu ini pemain veteran.

Kalau kamu sudah menembak statis terus tidak pakai aim, kamu sih dijamin bakal mati dalam duel satu lawan satu di PUBG Mobile.

 

Kamu Berdiri di Tempat Terbuka

Situasi: duel satu lawan satu.

Namun satu orang berada di lapangan terbuka, sementara satunya lagi berlindung di balik tembok, kotak, mobil, dan lain-lain.

Kalau sudah begini, biasanya yang punya perlindungan yang akan menang. Kalau misalnya dia kehabisan peluru, dia punya tempat untuk beristirahat sejenak untuk isi peluru.

Makannya, selalu perhatikan sekeliling kamu. Ada alasan kenapa pembuat gim ini menempatkan obyek seperti rongsokan mobil, batu, pohon, dan obyek-obyek lain di map.

Obyek-obyek itu ada untuk membantu kamu berlindung dalam tembak-menembak.

Terus gimana kalau kamu berada di akhir zona di padang rumput antah berantah?

Pilihan kamu adalah berlindung di dekat pohon, batu, atau sekalian membawa mobil untuk perlindungan.

Kalau memang tempatnya benar-benar datar (seperti di ladang Gatka), ya… kamu bisa sekalian berlindung dengan cacing gaming, prone sampai musuhmu kelihatan.

 

Musuhmu Menembakmu Duluan

Kalau dalam situasi duel, yang terluka pertama biasanya yang akan kalah.

Untuk memastikan kamu yang pertama mengenai musuhmu inilah ada strategi seperti menembaki musuh sambil melompat.

Untuk menghindari musuhmu menembak duluan inilah kamu sebaiknya awas dengan situasi di sekelilingmu.

Gunakan headphone untuk membantu mengantisipasi arah kedatangan musuh, biar kamu malah bisa mengejutkan mereka.

 

Kamu Tidak Menghitung Jumlah Pelurumu

Saya pernah beberapa kali menang duel karena musuh saya kehabisan peluru sebelum saya tewas.

Karena inilah attachment extended magazine benar-benar berguna.

Kamu juga harus mewaspadai senjata yang kamu gunakan. SMG seperti UZI dan Vector pelurunya bisa habis dalam sekejap.

Sementara itu senjata seperti DP-28, meski pelurunya lebih banyak dari AKM plus extended magazine, memiliki reload yang lamban.

Setiap senjata memiliki sifat yang berbeda-beda. Kalau kamu mau menang, kamu minimal harus paham dasar dari setiap senjata ini.

Toh, kamu tidak akan tahu senjata apa yang bisa kamu dapatkan dalam permainan. Terutama di awal gim.


Jadi, itulah lima alasan kenapa kamu mungkin kalah melulu dalam duel satu lawan satu di PUBG Mobile.

Kalau kamu memang mengalami masalah ini, coba pelajari taktik yang saya tulis di atas. Mungkin jumlah kill kamu akan bertambah.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.