Juara Secret di Chongqing Major, Faktor Ide Puppey?

Lokalgame Usai sudah gelaran Chongqing Major lewat aksi kolosal. Laga antara Team Secret dan Virtus.pro seakan jadi tarung ulang kedua tim setelah Kuala Lumpur Major.

Namun hasilnya beda cerita, kali ini dominasi Secret mampu tumbangkan pejuang Rusia dengan skor meyakinkan 3-1.

Walau perkataan Mid One yang sempat sesumbar menyatakan bahwa VP tidak bakal sampai final akhirnya tak terwujud, tapi dia sendiri pula yang membuktikan VP tak bisa lagi berjaya di partai final. Semua pemain Secret menampilkan performa paling fenomenalnya untuk menumbangkan VP. Namun semua bermula dari kejelian dan inovasi sang kapten dan drafter, Clement “Puppey” Ivanov.

Sejak awal patch 7.20 keluar, dia sudah mempopulerkan deretan support “menyimpang” seperti Axe, Brewmaster, dan Centaur. Terakhir paling gres ketika dia bereksperimen dengan YapzOr yang menggunakan Luna posisi 4. Menggabungkan sang pusher dengan aura dari Drow Ranger, komposisi Secret mampu melumat hero maupun tower dengan cepat. Pada akhirnya, VP sendiri merasakan kengerian draft inovatif untuk menyerah hanya dalam waktu 17 menit saja.

Secret sukses membalas kekalahan mereka di winners bracket finals, bahkan lebih pelak lagi karena mereka juga impaskan dendam ketika dipermalukan pada partai final Kuala Lumpur Major. Skor sementara head-to-head kedua tim dengan kapten fenomenal Puppey dan Solo menjadi 1 – 1.

Secret berhak membawa pulang hadiah sebesar 350 ribu USD dan 4.950 circuit point. Para tim DOTA 2 terbaik dunia akan kembali bertanding untuk Major selanjutnya yakni DreamLeague Season 11, disebut juga Stockholm Major. Mereka akan memulai langkah dari tahap closed qualifier.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.